Menetaplah pada tempat yg semestinya
Tentang jarak yang ku lalui denganmu
Telah ku tembuskan pada sang cintaNya lewat doa
Tentang sebuah kesakitan telah ku titipkan kepada hati nan kuat
Rinduku
Aku tak pernah memaksa keadaan ini
Aku hanya ingin bermain denganmu
Merayumu bersama Tuhan agar selalu sampai
Rinduku
Terimakasih telah datang,
Telah mengajarkan arti bahagia
Terimakasih telah pergi,
Telah mengajarkan arti keikhlasan
Rinduku
Namun saat ini boleh aku meminta?
Pertemukan aku dengan rinduku sekali saja
Walau tak menyetuh raga dan menyetuh pandang
Izinkan lewat mimpi ku utarakan semuanya,
Lalu kembali
Ku langitkan kau dalam doa untuk rinduku yang lain
Kamis, 02 Juni 2016
Kamis, 19 Mei 2016
Untuk sebuah nama
Untuk seorang yang salah
Tenang saja aku tak pernah berusaha untuk menghindar
Aku tak pernah berusaha membenci
Aku sudah cukup dewasa untuk memahami, perihal pertemuan kita
Mungkin kita dipertemukan untuk masing-masing saling merenung
Bisakah kita menjadi dewasa dalam sebuah kata lain selain cinta
Kita tak pernah tau skenario Allah SWT yg mana dan seperti apa yg di tetapkan dalam hidup kita
Tapi aku bersuyukur wahai seorang yg salah
Aku belajar darimu
Aku bukan ada di usia 17 tahun dimana jika semua yg tak diharapkan lantas aku harus pergi dari semua
Tidak
Aku bukan yg seperti itu
Aku paham mungkin kita bagaikan kereta, selalu bersama namun tak pernah bertemu
.
.
Untuk orang yg salah aku tak pernah membenci, jikapun ada hal-hal yg jelas membuatku kecewa dan marah padamu
Aku tak pernah sejahat itu membenci
Aku pernah membenci seorang karena hal kecil, karena aku tak mau dia terus ada di hidupku
Karena apa ? Karena dg benci ku aku masih mencintanya hingga saat ini
.
.
Untuk yg salah
Aku akan tetap tersenyum untukmu
.
.
Sampai nanti jika benar-benar Allah SWT menunjukan bahwa kau tak lagi salah dan bersedia hidup dg ku
.
.
untuk sebuah nama dan seorang yg salah
Ini takdir kita
.
.
Maaf saya tak mampu mencinta
Tenang saja aku tak pernah berusaha untuk menghindar
Aku tak pernah berusaha membenci
Aku sudah cukup dewasa untuk memahami, perihal pertemuan kita
Mungkin kita dipertemukan untuk masing-masing saling merenung
Bisakah kita menjadi dewasa dalam sebuah kata lain selain cinta
Kita tak pernah tau skenario Allah SWT yg mana dan seperti apa yg di tetapkan dalam hidup kita
Tapi aku bersuyukur wahai seorang yg salah
Aku belajar darimu
Aku bukan ada di usia 17 tahun dimana jika semua yg tak diharapkan lantas aku harus pergi dari semua
Tidak
Aku bukan yg seperti itu
Aku paham mungkin kita bagaikan kereta, selalu bersama namun tak pernah bertemu
.
.
Untuk orang yg salah aku tak pernah membenci, jikapun ada hal-hal yg jelas membuatku kecewa dan marah padamu
Aku tak pernah sejahat itu membenci
Aku pernah membenci seorang karena hal kecil, karena aku tak mau dia terus ada di hidupku
Karena apa ? Karena dg benci ku aku masih mencintanya hingga saat ini
.
.
Untuk yg salah
Aku akan tetap tersenyum untukmu
.
.
Sampai nanti jika benar-benar Allah SWT menunjukan bahwa kau tak lagi salah dan bersedia hidup dg ku
.
.
untuk sebuah nama dan seorang yg salah
Ini takdir kita
.
.
Maaf saya tak mampu mencinta
Selasa, 06 Oktober 2015
Selasa, 15 September 2015
Senin, 17 Agustus 2015
Ketika rencanaMu begitu luar biasa
izin pst sekali lagi
Aku hampir sampai di titik puncak hidup sementara
Dalam proses menyelesaikan tugas akhir ku
Yap
Tugas akhir yg kebanyakan org it papper, TA , atau
skripsi
Aku dengan sederhana dan berjuang membahagiakan siapa yg
harus aku bahagiakan
CATATAN AKHIR KULIAH GUE
Maaf beribu maaf baru sempet posting blog
Kali ini gue mau cerita ttg “kesakitan” gue ttg skripsi
Yaps . akhirnya gue sampe juga di tahap yang bikin orang-orang kayak idup
kayak enggak
Bikin stress berbulan-bulan (agak drama dikit)
Awalnya gini
Jreng jreng jreng
Dimulai dari gue ngajuin judul yg itu the first banget bikin jantung mau
copot, ditambah kita suruh cari judul yang “anti-mainstream”
Ngupek-ngupek toko buku di kota gue
(red : bandar lampung) akhirnya dapet juga lah dg sgala pemikiran yg udh
semangat ngiket kepala pengen ujian skripsi cepet2 hahahha
Judul skripsi gue ..............
Gua juga agak ngeri+gak yakin zzz
Minggu, 22 Februari 2015
untuk semua
teringat tentang sebuah masa kecil memilukan
hampir tak ada artinya di dunia ini
hampir berujung kematian
hampir lelah untuk berjuang
merkalah dan Tuhan lah yang membuatku tetap hidup
sekarang
tegakah mengecewakan mereka?
tegakah menyakiti mereka?
tegakah untuk tidak membahagiakan mereka?
tegakah aku???
hampir tak ada artinya di dunia ini
hampir berujung kematian
hampir lelah untuk berjuang
merkalah dan Tuhan lah yang membuatku tetap hidup
sekarang
tegakah mengecewakan mereka?
tegakah menyakiti mereka?
tegakah untuk tidak membahagiakan mereka?
tegakah aku???
Langganan:
Postingan (Atom)